Sabtu, 18 September 2021

1.3.a.10.1. Jurnal Refleksi - Minggu 5

      Setelah saya membaca modul 1.3, saya kaget, karena saya diminta menggambar suasana kelas yang pembelajaran yang berpusat pada murid beserta visi yang diidamkan, sebab sejak kecil waktu masih di bangku Sekolah Dasar samapi sekarang, gambaran saya paling jelek dari gambaran teman-teman saya di kelas. apalagi sekarang dalam kelas Calon Guru Penggerak (CGP) Apa boleh buat karena tugas yang harus dipenuhi, maka saya buat saja dengan semampu saya, hasilnya bisa dilihat di bawah ini, tapi jangan diketawain yaa..., heheee....., saya sudah maximal membuat gambar ini 😌


     Setelah saya melihat dan memandang fhoto yang saya buat tersebut, saya jadinya senyum-senyum sendiri, semoga saja bagi yang buka blog saya ini tidak ikutan senyum-senyum sendiri seperti saya, nanti kalau ada yang melihat anda senyum-senyum sendiri, dikirain nanti sedang berhalusinasi, 😂😂


     Materi pembelajaran pada modul minggu ini adalah Visi Guru Penggerak, Misalkan menjadikan sekolah sebagai rumah yang aman, nyaman dan bermakna bagi murid sepertinya sudah menjadi hal yang umum diinginkan semua pihak. Namun, dalam prakteknya, kalimat tersebut bukan kalimat yang mudah untuk diwujudkan. Perlu perubahan yang mendasar dan upaya yang konsisten. Inilah salah satu tujuan visi, yaitu untuk mencapai perubahan yang lebih baik dari kondisi saat ini.


     Oleh karena itu, sebagai pemimpin dalam pembelajaran hendaknya terus berlatih mengelola diri sendiri sambil terus berupaya menggerakkan orang lain seperti rekan sejawat untuk menjalani proses perubahan ini bersama-sama. Hal ini perlu dilakukan dengan niatan belajar yang tulus demi mewujudkan visi sekolah yang dicita-citakan.


     Untuk dapat mewujudkan visi sekolah dan melakukan proses perubahan, maka perlu sebuah pendekatan atau paradigma. Pendekatan ini dipakai sebagai alat untuk mencapai tujuan yang disebut Inkuiri Apresiatif  (IA), yang dikenal sebagai pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan. pendekatan inilah yang kita gunakan untuk mencapai visi yang kita impikan. IA fokus pada kekuatan yang dimiliki setiap guru lain atau rekan sejawat dan menyatukannya untuk menghasilkan kekuatan tertinggi.


     Di sekolah, pendekatan IA dapat dimulai dengan mengidentifikasi hal baik apa yang telah ada di sekolah, mencari cara bagaimana hal tersebut dapat dipertahankan, dan memunculkan strategi untuk mewujudkan perubahan ke arah lebih baik. Nantinya, kelemahan, kekurangan, dan ketiadaan menjadi tidak relevan. Berpijak dari hal positif yang telah ada, sekolah kemudian menyelaraskan kekuatan tersebut dengan visi sekolah dan visi setiap warga sekolah. 


     Sebagai salah satu model manajemen perubahan di sekolah dan mencoba menerapkannya melalui tahapan dalam IA yang di dalam bahasa Indonesia disebut dengan BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi). Inilah langkah-langkah yang perlu diikuti dalam menerapkan perubahan sesuai dengan visi yang telah diimpikan berdasarkan tahapan BAGJA. 

Tahap pertama, Buat Pertanyaan Utama. Di tahap ini, merumuskan pertanyaan sebagai penentu arah penelusuran terkait perubahan apa yang diinginkan atau diimpikan.

Tahap kedua, Ambil Pelajaran. Pada tahapan ini mengumpulkan berbagai pengalaman positif yang telah dicapai di sekolah dan pelajaran apa yang dapat diambil dari hal-hal positif tersebut.

Tahap ketiga, Gali Mimpi. Pada tahapan ini dapat menyusun narasi tentang kondisi ideal apa yang diimpikan dan diharapkan terjadi di sekolah. Disinilah visi benar-benar dirumuskan dengan jelas

tahap keempat, Jabarkan Rencana. pada tahapan ini diharapkan dapat merumuskan rencana tindakan tentang hal-hal penting apa yang perlu dilakukan untuk mewujudkan visi. 

Tahapan terakhir, Atur Eksekusi. pada bagian ini memutuskan langkah-langkah yang akan diambil, siapa yang akan terlibat, bagaimana strateginya, dan aksi lainnya demi mewujudkan visi perlahan-lahan.

demikian Jurnal Refleksi - Minggu 5 ini sya buat untuk memenuhi tagihan LMS pada pelatihan Guru Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.


Salam Bahagia....😃

Dari Ahmad Jiadi, S.Pd.I


0 komentar:

Posting Komentar