Selasa, 14 September 2021

1.2.a.10 Aksi Nyata Nilai dan Peran Guru Penggerak

   Seorang Guru Penggerak harus mampu menjadi teladan bagi siswanya dan juga bagi rekan sejawat sehingga ia termotivasi untuk menguatkan kemampuannya dalam melakukan perannya sebagai Guru Penggerak. Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong tumbuh kembangnya murid secara holistik sesuai dengan kodrat yang ada dalam dirinya, dan juga mampu secara aktif mengembangkan pendidik lainnya. 

   Untuk mengimplementasikan pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD), yaitu pembelajaran yang berpusat pada murid, serta diharapkan menjadi agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan “Merdeka Belajar” bahwa pendidikan harus berpusat pada murid, murid diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya.

   Nilai yang harus dimiliki oleh seorang Guru Penggerak yaitu : mandiri, replektif, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada siswa. Sedangkan peran Guru Penggerak adalah yaitu sebagai pemimpin pembelajaran, menjadi coach/mentor bagi guru lain, menggerakkan komunitas sekolah dan menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid.

   Profil Pelajar Pancasila merupakan karakter yang diharapkan muncul pada segenap murid di Indonesia. Profil Pelajar Pancasila yang dimaksud yaitu : 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia; 2) Mandiri; 3) Bergotong-royong; 4) Berkebinekaan global; 5 Bernalar kritis; 6) Kreatif. Keenam karakter tersebut tercermin melalui perilaku sehari-hari yang akhirnya menjadi kebiasaan murid tersebut.

   Peran pendidik terkait dengan Profil Pelajar Pancasila ini adalah mengenali dan menjalankan profil ini terlebih dahulu. Keteladanan seorang guru dalam menjalankan ini pastinya akan dilihat dan kemudian dipelajari dan ditiru oleh murid.

   Sehubungan dengan upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, maka beberapa aksi nyata yang saya lakukan, antaranya adalah :

   Mengembangkan kompetensi warga sekolah untuk meningkatkan kualitas belajar murid, (coaching, mentoring) yaitu membantu rekan guru yang mengalami kesukaran.
Menunjukkan praktek pengembang diri yang didasari kesadaran dan kemauan pribadi
   Memimpin upaya membangun lingkungan belajar yang berpusat pada murid dan sesuai kodrat siswa. Dalam hal ini, mengubah pembelajaran yang hanya berupa pemberian materi dan tugas, menjadi bervariasi dengan berbagai games dalam penilaian pembelajaran seperti Kahoot, Quizizz maupun WhatsApp Auto. saya akan tampilkan Screenshot hasil jawaban siswa dari WhatsApp Auto :
   Demikian Aksi Nyata ini saya gambarkan sedikit untuk dapat dipahami dalam rangka memenuhi tugas LMS Calon Guru Penggerak (CGP) pada modul 1.2.a.10
Lokasi: Muara Arai, Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar