Kamis, 09 September 2021
Refleksi Mandiri - Peran dan Nilai Guru Penggerak
Guru sebagai penuntun melekat pada dirinya nilai dan peran sebagai teladan, pembangun dan pendorong keberhasilan bagi muridnya. Guru memiliki peran yang melekat pada sebuah trapezium usia meskipun berada di luar. Seorang guru sangat berperan dalam membentuk ingatan-ingatan yang dialami oleh murid. Seorang guru harus optimal memainkan perannya selaku penuntun agar meninggalkan jejak yang bernilai positif pada murid di hari mendatang.Nilai diri saya yang tampak adalah nilai mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada murid.
Setelah mengetahui dan memahami tentang nilai guru penggerak saya baru menyadari bahwa begitu banyak kekurangan dalam diri saya, selain itu saya belum optimal menerapkan nilai-nilai tersebut terutama dalam melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada murid. Saya banyak mengabaikan perasaan murid ketika pembelajaran berlangsung dan saya hanya fokus pada pencapaian hasil belajar yang kita kenal dengan istilah KKM.
Nilai diri Guru Penggerak yang sudah saya miliki sekarang adalah berpihak pada murid dalam memimpin pembelajaran, inovatif dalam melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan internet, siswa diminta membuka youtube https://www.youtube.com/channel/UClvZvLmnPrmgBndvMGYpyjQ untuk buku siswa mereka diminta membuka blog saya di http://jiadi.mapel.xyz/search/label/Materi%20PAI , penilaian saya lakukan melalui WhatsAuto atau Kahoot di https://create.kahoot.it/?_ga=2.121380360.1695705122.1631190412-699935642.1615509112&deviceId=e18d17b6-3a52-4015-96b7-7f3e849de311R&sessionId=1631190400725 atau Quizizz di https://quizizz.com/admin/private sehingga siswa tidak merasa terbebani meskipun ulangan. Selain itu saya juga sering berkolaborasi sesama rekan sejawat, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Orang Tua Siswa dan sesama Calon Guru Penggerak.
Diantara nilai-nilai yang sudah saya pelajari, nilai yang perlu saya kuatkan adalah berpihak pada murid, agar terwujudnya tujuan dari pendidikan sebagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara, seorang pendidik menuntun segala kodrat yang ada pada anak, agar
mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggitingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Ki
Hadjar Dewantara juga mengemukakan bahwa dalam proses menuntun, anak perlu diberikan kebebasan dalam belajar serta berpikir, dituntun oleh para pendidik agar anak tidak kehilangan arah serta membahayakan dirinya. Semangat agar anak bisa bebas belajar, berpikir, agar dapat mencapai
keselamatan dan kebahagiaan serta mewujudkan Merdeka Belajar dengan berpedoman pada Profil Pelajar Pancasila.
Yang saya rasakan setelah mengetahui peran dari seorang Guru Penggerak yaitu merasa plong dalam diri, dalam hati sanubari, sebab kesalahan selama ini dalam pola mengajar sudah diketahui, sehingga bisa melakukan perubahan pola mengajar yang sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara.
Yang bisa saya lakukan (khusus untuk diri saya) untuk menguatkan peran dan nilai Guru Penggerak yaitu terus mengikuti pelatihan ini sampai selesai agar pengetahuan dan wawasan tentang mengajar selalu update, tidak ketinggalan, sesuai dengan tuntutan zaman di era revolosi industri saat ini, perkembangan zaman sangat pesat, jika kita tidak mengikuti berbagai pelatihan maka kita akan tertinggal jauh sebagai pendidik
Yang akan menghambat saya dalam memperkuat peran dan nilai Guru Penggerak dalam diri saya adalah kemampuan dan wawasan yang saya miliki sangat minim sekali dibidang pendidikan sebagai tenaga pendidik, maka dari itu saya mengikuti berbagai pelatiah seperti halnya sekarang ini yaitu Program Calon Guru Penggerak yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan.
Demikian yang dapat saya refleksikan sebagai peran guru penggerak pada tugas modul 1.2 ini, Tertib, Damai, Salam Bahagia.







0 komentar:
Posting Komentar